Jumat, 19 Juni 2026 | 05:42:19
Waddedaily.com
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
Waddedaily.com
No Result
View All Result

Bukan Hanya Ikan Mati, Limbah Sungai Ciujung Juga Membunuh Perahu Nelayan

admin by admin
16 Juni 2025
in Serang
Bukan Hanya Ikan Mati, Limbah Sungai Ciujung Juga Membunuh Perahu Nelayan
Bagikan ke :

Waddedaily.com | Serang, – Dugaan pencemaran Sungai Ciujung di Kabupaten Serang, Banten, kian memprihatinkan. Saepudin, seorang nelayan asal Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, mengungkapkan bahwa kerusakan lingkungan sungai tak hanya berdampak pada hasil tangkapan ikan, tetapi juga merusak aset utama nelayan yakni perahu.

Kondisi aliran Sungai Ciujung yang menghitam pekat dengan lapisan mirip minyak di permukaannya, menurut Saepudin, telah menurunkan drastis kualitas hidup para nelayan. “Nelayan cuma tahunya ikan mati, air nggak bisa dipakai mandi. Padahal kapal satu-satunya aset buat cari makan juga kena dampaknya,” ungkapnya kepada media pada Senin (16/6/2025).

Baca Juga

Sambut HALUN ke-30, Dinkes Kabupaten Serang Bergerak Menjaga Kesehatan Lansia

Penjagaan 15 Perlintasan Kereta Berbuah Hasil, Angka Kecelakaan Menurun

Setahun Kepemimpinan Zakiyah-Najib, Program PJU Tembus 128 Persen dari Target

Ia menjelaskan, perahu kayu milik para nelayan kini mudah keropos akibat dugaan zat kimia dalam air sungai yang terserap oleh pori-pori kayu. “Zat kimia itu merapuhkan struktur kayu. Jadi perahu makin cepat rusak, padahal kami tidak punya biaya untuk ganti,” kata Saepudin.

Ironisnya, kondisi ini telah berlangsung selama puluhan tahun tanpa penanganan yang nyata dari pihak berwenang. Masyarakat sekitar, kata Saepudin, sudah lama mencurigai sumber pencemaran berasal dari aktivitas industri di hulu sungai, namun belum pernah ada tindakan tegas dari pemerintah.

“Sudah puluhan tahun kami hidup berdampingan dengan limbah. Semua warga tahu asalnya dari mana, tapi sampai sekarang tidak pernah ditindak,” tuturnya.

Saepudin berharap Sungai Ciujung bisa dipulihkan seperti dulu, saat nelayan masih bisa dengan mudah menangkap ikan dan memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami cuma ingin bisa hidup layak. Dulu nangkap ikan gampang, sekarang susah bukan main. Harapannya sungai ini bisa bersih lagi,” pungkasnya.

Tags: Ciujung tercemarLimbah industriNelayan
Advertisement

Post Terkait

Sambut HALUN ke-30, Dinkes Kabupaten Serang Bergerak Menjaga Kesehatan Lansia
Serang

Sambut HALUN ke-30, Dinkes Kabupaten Serang Bergerak Menjaga Kesehatan Lansia

17 Juni 2026
Penjagaan 15 Perlintasan Kereta Berbuah Hasil, Angka Kecelakaan Menurun
Serang

Penjagaan 15 Perlintasan Kereta Berbuah Hasil, Angka Kecelakaan Menurun

17 Juni 2026
Setahun Kepemimpinan Zakiyah-Najib, Program PJU Tembus 128 Persen dari Target
Serang

Setahun Kepemimpinan Zakiyah-Najib, Program PJU Tembus 128 Persen dari Target

17 Juni 2026
Komitmen Tingkatkan Literasi, DPKD Kabupaten Serang Jangkau 37 Titik Layanan Perpustakaan Keliling
Serang

Komitmen Tingkatkan Literasi, DPKD Kabupaten Serang Jangkau 37 Titik Layanan Perpustakaan Keliling

17 Juni 2026
Perpustakaan Daerah Kabupaten Serang Siap Diresmikan
Serang

Perpustakaan Daerah Kabupaten Serang Siap Diresmikan

12 Juni 2026
Ketika AI Membuat Keputusan, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Serang

Ketika AI Membuat Keputusan, Siapa yang Bertanggung Jawab?

9 Juni 2026
Leave Comment

Berita Populer

  • Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potret Seorang Menteri dan Peci yang Tak Pernah Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratu Rachmatu Zakiah: Keturunan Ulama Besar, Siap Pimpin Kabupaten Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan vs Ormas dan LSM, Guncang Stabilitas Perekonomian di Kawasan Industri Serang Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Asli Orang Banten pada Masa Silam: Jejak Sejarah dan Budaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Akun Sosial Media Kami

Informasi

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.