Jumat, 9 Januari 2026 | 17:44:49
Waddedaily.com
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
Waddedaily.com
No Result
View All Result

Ahmad Wayang Rilis Buku ‘Makanan Tradisional dari Tanah Sultan Banten

admin by admin
24 November 2025
in Serang
Ahmad Wayang Rilis Buku ‘Makanan Tradisional dari Tanah Sultan Banten
Bagikan ke :

Waddedaily.com | Serang,- Penulis Ahmad Wayang merampungkan buku terbarunya bertajuk ‘Makanan Tradisional dari Tanah Sultan Banten’, yang merekam ragam kuliner khas Kabupaten Serang beserta sejarah dan filosofinya.

Buku ini terbit pada Agustus 2025 dan dicetak terbatas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Serang sebanyak 97 eksemplar.

Baca Juga

Pilkada Lewat DPRD: Mundur dari Demokrasi atau Koreksi Sistem?

Hak Asasi Manusia sebagai Fondasi Keadilan Sosial

Peran Ilmu Hukum dalam Menjaga Keadilan dan Ketertiban Sosial

Wayang mengungkapkan, proses penulisan buku ini bermula dari dirinya dihubungi oleh pihak dinas yang memintanya menggarap naskah tersebut.

“Buku ini pesanan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Serang,” ujar Wayang kepada wartawan, Senin, (24/11/2025).

Dikatakan Wayang, buku setebal puluhan halaman itu memuat sekitar 19 jenis makanan tradisional, seperti jejorong, rabeg, ketimus, bontot, hingga hidangan-hidangan khas lain yang masih lekat dalam tradisi masyarakat Kabupaten Serang.

Tidak hanya memotret bentuk kulinernya, Wayang juga menggali sejarah dan filosofi di balik setiap makanan.

“Misalnya Rabeg dan Sate Bandeng, itu konon sudah ada sejak masa Kesultanan Banten. Saya memperkuat data itu melalui wawancara langsung dengan sejarawan Banten, Abah Yadi,” jelasnya.

Selain wawancara, kata pria yang memiliki nama asli Sobirin, proses pengumpulan data dilakukan dengan mendatangi UMKM yang memproduksi makanan tradisional tersebut.

Wayang mengatakan, sebagian kuliner tradisional Banten masih mudah ditemui hingga hari ini. Namun beberapa makanan hanya muncul pada momentum tertentu.

“Kolek Radio hanya ada di bulan Ramadan. Ketan bintul juga begitu, lebih sering muncul saat Ramadan,” tuturnya.

Wayang bilang, ada pula makanan yang semakin jarang dijumpai, seperti ratuban dan sekul atau nasi syaikh yang biasanya hadir hanya dalam acara selametan.

Kondisi ini, menurutnya, menjadi salah satu alasan pentingnya dokumentasi kuliner lokal agar tidak hilang ditelan waktu.
Wayang menuturkan, penulisan buku dilakukan selama dua bulan, sejak Agustus hingga September 2025.

Wayang mengaku, meski ia asli Kabupaten Serang, banyak sejarah kuliner lokal yang baru diketahuinya selama penelitian.
“Saya baru hari ini memahami lebih dalam tentang sejarah makanan tradisional di Kabupaten Serang,” katanya.

Melalui buku ini, kata Wayang, dirinya berharap agar masyarakat lebih mengenal kekayaan kuliner daerah serta menjaga tradisi yang diwariskan sejak masa Kesultanan Banten.

“Alhamdulillah semoga buku ini menjadi rujukan baru mengenai khazanah kuliner khas Banten,” pungkasnya.

Advertisement

Post Terkait

Pilkada Lewat DPRD: Mundur dari Demokrasi atau Koreksi Sistem?
Politik

Pilkada Lewat DPRD: Mundur dari Demokrasi atau Koreksi Sistem?

7 Januari 2026
Hak Asasi Manusia sebagai Fondasi Keadilan Sosial
Serang

Hak Asasi Manusia sebagai Fondasi Keadilan Sosial

18 Desember 2025
Peran Ilmu Hukum dalam Menjaga Keadilan dan Ketertiban Sosial
Serang

Peran Ilmu Hukum dalam Menjaga Keadilan dan Ketertiban Sosial

17 Desember 2025
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Mencegah Pelanggaran Hukum di Lingkungan Kampus
Politik

Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Mencegah Pelanggaran Hukum di Lingkungan Kampus

16 Desember 2025
Pergunu Kabupaten Serang Resmi Dilantik, Kiai Asep Tekankan Penguatan Pendidikan NU
Serang

Pergunu Kabupaten Serang Resmi Dilantik, Kiai Asep Tekankan Penguatan Pendidikan NU

11 Desember 2025
Seorang Ibu di Kota Serang Laporkan RSUD Kabupaten Serang Atas Dugaan Malpraktek
Serang

Seorang Ibu di Kota Serang Laporkan RSUD Kabupaten Serang Atas Dugaan Malpraktek

29 November 2025
Leave Comment

Berita Populer

  • Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potret Seorang Menteri dan Peci yang Tak Pernah Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratu Rachmatu Zakiah: Keturunan Ulama Besar, Siap Pimpin Kabupaten Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan vs Ormas dan LSM, Guncang Stabilitas Perekonomian di Kawasan Industri Serang Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anyaman Bambu Tegal Maja: Warisan Nenek Moyang yang Berkilau di Pangkuan Modernitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Akun Sosial Media Kami

Informasi

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.