Waddedaily.com | Serang – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memanfaatkan momentum kunjungan kerja Ketua MPR RI Ahmad Muzani ke Banten dengan menyuarakan dua persoalan krusial yang tengah dihadapi wilayahnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang pada Senin (17/7/2025), Bupati secara langsung meminta dukungan pemerintah pusat dalam penanganan penambangan pasir ilegal dan pembangunan fasilitas kesehatan.yg
Dua isu tersebut, menurut Bupati, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Serang karena berdampak langsung pada kualitas hidup warga.
“Kehadiran Ketua MPR RI menjadi momentum penting bagi kami untuk menyampaikan permasalahan strategis di daerah, salah satunya soal galian pasir ilegal yang merugikan masyarakat,” ujar Ratu Zakiyah usai acara.
Ia menegaskan, aktivitas penambangan pasir tanpa izin atau galian C yang tersebar di sejumlah kecamatan tidak hanya merusak lingkungan, tapi juga berpotensi menimbulkan konflik sosial. Untuk itu, ia meminta Ketua MPR RI agar bisa menjembatani komunikasi dengan kementerian terkait demi penertiban yang tegas dan menyeluruh.
“Kami ingin agar aktivitas galian C ini kembali sesuai aturan. Kami mohon dukungan Ketua MPR agar hal ini menjadi perhatian pemerintah pusat,” tambahnya.
Selain persoalan lingkungan, Bupati juga menyoroti minimnya fasilitas layanan kesehatan di wilayah industri padat penduduk seperti Kecamatan Cikande. Dengan jumlah penduduk sekitar 350 ribu jiwa, kawasan tersebut belum memiliki rumah sakit yang memadai.
“Cikande merupakan kawasan industri sekaligus kawasan permukiman padat. Maka sangat dibutuhkan RS Tipe D atau C di sana agar pelayanan kesehatan bisa cepat dan merata,” tuturnya.
Ratu Zakiyah mengapresiasi kesediaan Ketua MPR RI untuk mendengarkan aspirasi daerah secara langsung. Ia berharap kunjungan ini dapat menjadi awal dari kolaborasi nyata antara pemerintah pusat dan daerah.