Rabu, 28 Januari 2026 | 14:11:46
Waddedaily.com
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
Waddedaily.com
No Result
View All Result

“Duduk di DPRD Bukan untuk Diam”, Muhibbin Bongkar Filosofi Politiknya

admin by admin
17 Juli 2025
in Serang
“Duduk di DPRD Bukan untuk Diam”, Muhibbin Bongkar Filosofi Politiknya
Bagikan ke :

Waddedaily.com | Serang– Menjadi politisi tak cukup hanya pandai bicara, tapi juga harus kuat telinga. Begitu prinsip yang dipegang teguh oleh Ahmad Muhibbin, Ketua Fraksi Gerindra yang juga anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang.

Dalam Podcast eksklusif bersama Election and Democracy Studies (EDS) dalam program Podcast OPD (Obrolan Pembangunan Daerah), Muhibbin menekankan bahwa seorang politisi wajib mampu mendengar suara rakyat secara langsung, bukan sekadar dari laporan tertulis atau media sosial.

Baca Juga

Disdikbud Serang Evaluasi Perpustakaan SD, 742 Pengelola Ikuti Bimtek

Ketua Fraksi Gerindra Soroti Banjir Tahunan di Cikande Serang

Langkah Awal Tahun Bupati Serang dalam Menata Pejabat Dinilai Tepat

“Yang penting politisi itu harus kuat mendengar,” ujarnya singkat, di Studio Podcast EDS, Kamis (17/7/2025).

Menurutnya prinsip ini bukan sekadar jargon. Muhibbin menjadikannya sebagai filosofi hidup politiknya yang ia sebut dengan istilah “Sambang-Sambung”.

Dalam praktiknya, ia kerap mendatangi berbagai komunitas warga di daerah pemilihannya, mulai dari petani, nelayan, hingga pekerja informal, terutama di wilayah Serang Utara.

“Jadi Sambang Sambung itu, Saya menyambangi satu desa, kemudian dari desa tersebut nyambung ke beberapa desa. Dari sanalah kita bisa menghimpun harapan masyarakat,” ungkapnya.

Muhibbin menilai pendekatan langsung dengan masyarakat tanpa sekat dan formalitas adalah kunci komunikasi politik yang sehat. Ia mengaku, selama ini tidak pernah menemui hambatan berarti saat berbaur dengan warga.

“Alhamdulillah tidak ada hambatan. Saya memposisikan diri sebagai bagian dari mereka. Masyarakat pedesaan itu kan punya basis komunitas yang khas,” ujarnya.

Bagi Muhibbin, proses “Sambang-Sambung” berlanjut menjadi “Saling Sumbang”, yakni sumbangan informasi dan aspirasi yang menjadi amunisi politiknya dalam memperjuangkan kebijakan.

“Informasi dari masyarakat itu saya maknai sebagai sumbangan untuk saya. Kemudian, saya aktualisasikan dalam bentuk program dan kebijakan yang berdampak langsung untuk mereka. Di situlah letak kebanggaan saya sebagai wakil rakyat,” tegasnya.

Muhibbin meyakini, keberhasilan wakil rakyat bukan hanya diukur dari seberapa banyak ia bicara di ruang sidang, tapi dari seberapa dalam ia menyelami denyut nadi masyarakat.

“Tugas kita ini kan mengimplementasikan harapan masyarakat. Dan itu tidak mungkin tercapai jika kita tidak mendapatkan informasi yang detail dan utuh dari mereka,” pungkasnya. (*)

Advertisement

Post Terkait

Disdikbud Serang Evaluasi Perpustakaan SD, 742 Pengelola Ikuti Bimtek
Serang

Disdikbud Serang Evaluasi Perpustakaan SD, 742 Pengelola Ikuti Bimtek

22 Januari 2026
Ketua Fraksi Gerindra Soroti Banjir Tahunan di Cikande Serang
Serang

Ketua Fraksi Gerindra Soroti Banjir Tahunan di Cikande Serang

19 Januari 2026
Langkah Awal Tahun Bupati Serang dalam Menata Pejabat Dinilai Tepat
Serang

Langkah Awal Tahun Bupati Serang dalam Menata Pejabat Dinilai Tepat

11 Januari 2026
“Jabatan Bukan Hadiah,” Pesan Keras Bupati Serang Saat Lantik 227 Pejabat
Serang

“Jabatan Bukan Hadiah,” Pesan Keras Bupati Serang Saat Lantik 227 Pejabat

10 Januari 2026
Pilkada Lewat DPRD: Mundur dari Demokrasi atau Koreksi Sistem?
Politik

Pilkada Lewat DPRD: Mundur dari Demokrasi atau Koreksi Sistem?

7 Januari 2026
Hak Asasi Manusia sebagai Fondasi Keadilan Sosial
Serang

Hak Asasi Manusia sebagai Fondasi Keadilan Sosial

18 Desember 2025
Leave Comment

Berita Populer

  • Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potret Seorang Menteri dan Peci yang Tak Pernah Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratu Rachmatu Zakiah: Keturunan Ulama Besar, Siap Pimpin Kabupaten Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan vs Ormas dan LSM, Guncang Stabilitas Perekonomian di Kawasan Industri Serang Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anyaman Bambu Tegal Maja: Warisan Nenek Moyang yang Berkilau di Pangkuan Modernitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Akun Sosial Media Kami

Informasi

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.