Kamis, 22 Januari 2026 | 11:20:04
Waddedaily.com
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
Waddedaily.com
No Result
View All Result

Panas di DPRD Serang! Bahrul Ulum vs Abdul Gofur Soal Jubir DPRD

Adu pendapat terjadi di DPRD Kabupaten Serang. Ketua DPRD Bahrul Ulum membela keputusan pembentukan juru bicara (Jubir) yang disebut hasil kesepakatan bersama, sementara Wakil Ketua Abdul Gofur menilai jabatan itu tak memiliki dasar hukum dan berpotensi membungkam suara anggota dewan

admin by admin
21 Oktober 2025
in Politik, Serang
Panas di DPRD Serang! Bahrul Ulum vs Abdul Gofur Soal Jubir DPRD
Bagikan ke :

Waddedaily.com | Serang,– Polemik pembentukan juru bicara (Jubir) DPRD Kabupaten Serang terus berlanjut. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Abdul Gofur, menilai jabatan Jubir tidak memiliki dasar hukum dan tidak lazim di lembaga legislatif daerah. Namun, Ketua DPRD Bahrul Ulum membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa keputusan itu sah karena hasil kesepakatan resmi antar pimpinan dan ketua fraksi.

Abdul Gofur: Tidak Ada Landasan Hukum, Tidak Etis Ada Jubir di DPRD
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Abdul Gofur, secara tegas menolak keberadaan juru bicara DPRD yang saat ini dijabat oleh Ketua Fraksi Demokrat, Azwar Anas. Ia menyebut, jabatan tersebut tidak memiliki landasan hukum yang diatur dalam tata tertib (Tatib) maupun peraturan perundangan yang berlaku bagi lembaga legislatif.

Baca Juga

Ketua Fraksi Gerindra Soroti Banjir Tahunan di Cikande Serang

Langkah Awal Tahun Bupati Serang dalam Menata Pejabat Dinilai Tepat

“Jabatan Bukan Hadiah,” Pesan Keras Bupati Serang Saat Lantik 227 Pejabat

“Dasar hukum pembentukan Jubir DPRD Kabupaten Serang sama sekali tidak ada. Itu hanya sebatas kesepakatan, dan waktu itu saya tidak hadir dalam rapatnya,” kata Gofur kepada wartawan, Senin (20/10/2025).

Menurut Gofur, lembaga DPRD merupakan mitra sejajar pemerintah daerah, bukan lembaga yang memerlukan juru bicara seperti halnya lembaga eksekutif.

“Kalau DPRD kan sejajar dengan pemerintah daerah. Jadi tidak ada itu istilah juru bicara. Jubir itu adanya di kepresidenan, bukan di DPRD,” ujarnya.

Ia khawatir keberadaan Jubir dapat menimbulkan kesan bahwa hanya satu orang yang berhak menyuarakan pandangan lembaga, padahal setiap anggota DPRD memiliki hak imunitas untuk berbicara di ruang publik.

“Politik itu harus bebas, apalagi kami dilindungi oleh undang-undang untuk menyampaikan pendapat. Kalau ada Jubir, seolah-olah suara anggota lain dibungkam. Ini tidak etis,” tegasnya.

Gofur menambahkan, DPRD seharusnya memperkuat fungsi representasi rakyat melalui peran seluruh anggota, bukan memusatkan komunikasi publik pada satu orang.

“DPRD itu lembaga kolektif. Setiap anggota punya hak menyampaikan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab. Kalau semua harus lewat Jubir, itu justru membatasi fungsi kami,” katanya.

Meski begitu, Gofur berharap perbedaan pandangan ini tidak mengganggu hubungan kerja DPRD dengan Pemerintah Kabupaten Serang.

“Kita tetap harus bekerja sama dengan baik demi pelayanan kepada masyarakat. Tapi soal Jubir, saya tetap menilai itu tidak tepat,” ujarnya.

Bahrul Ulum Sanggah: Jubir Bukan untuk Membungkam, Tapi Menata Komunikasi
Menanggapi kritik tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, menegaskan bahwa pembentukan Jubir bukan keputusan sepihak dan tidak bermaksud membatasi hak berbicara anggota DPRD.

“Pembentukan Jubir DPRD merupakan hasil kesepakatan bersama dalam rapat pimpinan yang dihadiri seluruh unsur pimpinan dan ketua fraksi. Jadi, ini keputusan resmi lembaga, bukan inisiatif pribadi,” jelas Ulum.

Menurutnya, keberadaan Jubir justru bertujuan agar komunikasi publik DPRD lebih tertata dan konsisten, sehingga masyarakat menerima informasi yang jelas dan tidak saling bertentangan.

“Jubir tidak untuk membungkam siapa pun. Semua anggota tetap berhak berbicara. Tapi perlu ada satu pintu resmi agar informasi yang keluar tidak simpang siur,” ujarnya.

Ulum juga menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya modernisasi komunikasi lembaga legislatif agar lebih profesional dan efisien di mata publik.

“DPRD adalah lembaga representatif rakyat. Kita ingin setiap pesan dan kebijakan yang disampaikan ke publik memiliki arah yang sama,” tegasnya.

Ia berharap, perbedaan pandangan terkait keberadaan Jubir tidak memperlebar jarak di internal DPRD.
“Perbedaan pendapat itu wajar dalam lembaga politik. Tapi jangan sampai mengganggu kinerja dan tugas utama kita, yaitu memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Serang,” katanya.

Sementara itu, Azwar Anas, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang yang ditunjuk sebagai Jubir DPRD, hingga kini belum memberikan tanggapan terkait polemik yang terjadi.

Advertisement

Post Terkait

Ketua Fraksi Gerindra Soroti Banjir Tahunan di Cikande Serang
Serang

Ketua Fraksi Gerindra Soroti Banjir Tahunan di Cikande Serang

19 Januari 2026
Langkah Awal Tahun Bupati Serang dalam Menata Pejabat Dinilai Tepat
Serang

Langkah Awal Tahun Bupati Serang dalam Menata Pejabat Dinilai Tepat

11 Januari 2026
“Jabatan Bukan Hadiah,” Pesan Keras Bupati Serang Saat Lantik 227 Pejabat
Serang

“Jabatan Bukan Hadiah,” Pesan Keras Bupati Serang Saat Lantik 227 Pejabat

10 Januari 2026
Pilkada Lewat DPRD: Mundur dari Demokrasi atau Koreksi Sistem?
Politik

Pilkada Lewat DPRD: Mundur dari Demokrasi atau Koreksi Sistem?

7 Januari 2026
Hak Asasi Manusia sebagai Fondasi Keadilan Sosial
Serang

Hak Asasi Manusia sebagai Fondasi Keadilan Sosial

18 Desember 2025
Peran Ilmu Hukum dalam Menjaga Keadilan dan Ketertiban Sosial
Serang

Peran Ilmu Hukum dalam Menjaga Keadilan dan Ketertiban Sosial

17 Desember 2025
Leave Comment

Berita Populer

  • Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potret Seorang Menteri dan Peci yang Tak Pernah Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratu Rachmatu Zakiah: Keturunan Ulama Besar, Siap Pimpin Kabupaten Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan vs Ormas dan LSM, Guncang Stabilitas Perekonomian di Kawasan Industri Serang Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anyaman Bambu Tegal Maja: Warisan Nenek Moyang yang Berkilau di Pangkuan Modernitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Akun Sosial Media Kami

Informasi

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.