Waddedaily.com | Serang, – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang terus memperluas akses layanan literasi melalui program perpustakaan keliling.
Setiap bulan, layanan tersebut menjangkau sedikitnya 37 titik kunjungan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Serang.
Sekretaris DPKD Kabupaten Serang, Eeng Kosasih, mengatakan perpustakaan keliling telah memiliki jadwal rutin yang menyasar masyarakat desa, sekolah, serta kelompok atau komunitas yang membutuhkan layanan literasi.
Menurutnya, selain kunjungan terjadwal, DPKD juga melayani permohonan kunjungan yang bersifat insidental dari masyarakat maupun pemerintah desa yang sedang menggelar kegiatan tertentu.
“Perpustakaan keliling kami memiliki jadwal rutin, baik untuk masyarakat di desa, sekolah, maupun komunitas lain yang membutuhkan. Selain itu, ada juga layanan yang sifatnya insidental. Misalnya, jika ada kegiatan di desa atau kecamatan dan mengajukan permohonan kepada kami, maka petugas perpustakaan keliling akan ditugaskan ke lokasi,” ujar Eeng.
Ia menjelaskan, program tersebut bertujuan untuk mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat sehingga akses terhadap bahan bacaan dan sumber pengetahuan dapat dirasakan lebih luas.
“Tujuan utamanya adalah mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat,” katanya.
Saat ini, DPKD Kabupaten Serang memiliki enam unit armada perpustakaan keliling yang dioperasikan untuk menjangkau berbagai wilayah.
Armada tersebut menjadi sarana utama dalam mendukung peningkatan budaya baca di tengah masyarakat.
Eeng menuturkan, dalam satu bulan armada perpustakaan keliling rata-rata mengunjungi 37 titik layanan. Kunjungan tersebut sebagian besar difokuskan ke sekolah dasar sebagai upaya menanamkan minat baca sejak usia dini.
“Kami memiliki enam unit armada perpustakaan keliling. Dalam satu bulan, rata-rata kami mengunjungi 37 titik layanan dan sebagian besar difokuskan ke sekolah dasar,” ujarnya.
Melalui layanan perpustakaan keliling, DPKD Kabupaten Serang berharap dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap bahan bacaan sekaligus memperkuat budaya literasi di berbagai lapisan masyarakat, terutama di kalangan pelajar.
Program tersebut juga menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya membaca dan belajar di Kabupaten Serang. (Adv)







