Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:16:23
Waddedaily.com
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
Waddedaily.com
No Result
View All Result

Ketika AI Membuat Keputusan, Siapa yang Bertanggung Jawab?

admin by admin
9 Juni 2026
in Serang
Ketika AI Membuat Keputusan, Siapa yang Bertanggung Jawab?
ADVERTISEMENT
Bagikan ke :

Waddedaily.com | Serang, Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. AI kini digunakan di berbagai sektor, mulai dari layanan keuangan, kesehatan, transportasi, hingga pelayanan publik. Kemampuannya untuk menganalisis data dan mengambil keputusan secara otomatis membuat AI semakin diandalkan. Namun, di balik manfaat tersebut muncul pertanyaan penting: ketika AI membuat keputusan yang merugikan seseorang, siapa yang harus bertanggung jawab?

Menurut saya, kemajuan teknologi tidak boleh membuat tanggung jawab hukum menjadi kabur. Meskipun AI mampu belajar dan mengambil keputusan secara mandiri, pada dasarnya AI tetap merupakan hasil ciptaan manusia. Oleh karena itu, tanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan AI tidak boleh dibebankan kepada mesin, melainkan kepada pihak yang mengembangkan, mengoperasikan, atau menggunakan teknologi tersebut.

Baca Juga

Raih Juara I SAKIP Award 2026, DPRKP Kabupaten Serang Buktikan Kinerja Berorientasi Hasil

PLN Peduli Hadirkan Program Pendidikan dan Lingkungan di Pulau Panjang

Optimalkan Kinerja ASN, BPKAD Kabupaten Serang Luncurkan Dashboard SIKOMPAK

Permasalahan menjadi semakin kompleks karena banyak sistem AI bekerja seperti “kotak hitam” (black box). Keputusan yang dihasilkan sering kali sulit dijelaskan, bahkan oleh pembuatnya sendiri. Akibatnya, ketika terjadi kesalahan, masyarakat kesulitan mencari pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban. Contohnya, ketika sistem AI memberikan rekomendasi medis yang salah atau ketika teknologi deepfake digunakan untuk merusak reputasi seseorang.

Saya berpendapat bahwa Indonesia perlu segera memiliki regulasi AI yang jelas dan kuat. Regulasi tersebut harus mengutamakan transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan hak masyarakat. Pengembang serta operator AI wajib mampu menjelaskan dasar pengambilan keputusan sistem yang mereka gunakan. Selain itu, perlu adanya audit independen untuk memastikan teknologi tersebut berjalan sesuai standar etika dan hukum.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, masyarakat yang dirugikan oleh keputusan AI harus memiliki akses terhadap mekanisme hukum yang mudah dan efektif. Jangan sampai perkembangan teknologi justru membuat masyarakat kehilangan perlindungan hukum. Teknologi seharusnya hadir untuk membantu manusia, bukan menciptakan ketidakpastian baru.

Pada akhirnya, tantangan terbesar bukan terletak pada kecerdasan mesin, melainkan pada kemampuan manusia dalam mengatur dan mengawasi penggunaannya. AI dapat menjadi alat yang sangat bermanfaat bagi kemajuan bangsa, tetapi tanpa aturan yang jelas, risiko penyalahgunaan dan kerugian bagi masyarakat akan semakin besar. Karena itu, regulasi yang tepat menjadi kunci agar perkembangan AI tetap sejalan dengan nilai keadilan dan tanggung jawab.

Nama : Khotibul Umam
Nim : 251090200401
Kampus Universitas Pamulang Kota Serang

Advertisement

Post Terkait

Raih Juara I SAKIP Award 2026, DPRKP Kabupaten Serang Buktikan Kinerja Berorientasi Hasil
Serang

Raih Juara I SAKIP Award 2026, DPRKP Kabupaten Serang Buktikan Kinerja Berorientasi Hasil

16 Oktober 2026
PLN Peduli Hadirkan Program Pendidikan dan Lingkungan di Pulau Panjang
Serang

PLN Peduli Hadirkan Program Pendidikan dan Lingkungan di Pulau Panjang

16 Oktober 2026
Optimalkan Kinerja ASN, BPKAD Kabupaten Serang Luncurkan Dashboard SIKOMPAK
Serang

Optimalkan Kinerja ASN, BPKAD Kabupaten Serang Luncurkan Dashboard SIKOMPAK

15 Oktober 2026
Serang

BPKAD Kabupaten Serang Perkuat Pengelolaan Aset, 11 Kendaraan Dinas Termasuk Mobil Eks Bupati Masuk Lelang

16 Oktober 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa Unpam Berikan Edukasi Pajak dan Legalitas Usaha
Serang

Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa Unpam Berikan Edukasi Pajak dan Legalitas Usaha

11 Oktober 2026
LamiPak Raih Penghargaan dari Pemkab Serang atas Kepedulian Lingkungan
Serang

LamiPak Raih Penghargaan dari Pemkab Serang atas Kepedulian Lingkungan

9 Oktober 2026
Leave Comment

Berita Populer

  • Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potret Seorang Menteri dan Peci yang Tak Pernah Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratu Rachmatu Zakiah: Keturunan Ulama Besar, Siap Pimpin Kabupaten Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan vs Ormas dan LSM, Guncang Stabilitas Perekonomian di Kawasan Industri Serang Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Asli Orang Banten pada Masa Silam: Jejak Sejarah dan Budaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Akun Sosial Media Kami

Informasi

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.