Rabu, 4 November 2026 | 10:00:23
Waddedaily.com
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
Waddedaily.com
No Result
View All Result

Aparat Diduga Lakukan Kekerasan Pada Jurnalis, IJTI Banten Angkat Suara

admin by admin
25 Desember 2024
in Nasional, Serang
Aparat Diduga Lakukan Kekerasan Pada Jurnalis, IJTI Banten Angkat Suara
ADVERTISEMENT
Bagikan ke :

Waddedaily.com | Aksi kekerasan terhadap jurnalis kembali mencoreng kebebasan pers di Indonesia. Insiden kali ini, menimpa seorang jurnalis asal Gorontalo, Ridha Yansa, yang merupakan reporter RTV.

Kejadian ini berlangsung pada Senin, 23 Desember 2024, saat Ridha sedang meliput aksi unjuk rasa yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di depan Mapolda Gorontalo. Aksi tersebut dilakukan untuk memprotes maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah tersebut.

Baca Juga

Ratu Zakiyah Perkuat SDM Pemuda Desa, Fasilitasi Beasiswa Magang ke Jepang

Semarak Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Jawara Banten Run 5K Diikuti Ribuan Peserta

Pemkab Serang Dukung Transisi Energi, Limbah Desa Disiapkan Jadi Sumber Ekonomi Baru

Awalnya, demonstrasi berlangsung damai. Namun, situasi berubah menjadi ricuh ketika massa aksi mulai membakar ban di lokasi kejadian. Dalam suasana yang semakin memanas, Ridha, yang tengah merekam situasi menggunakan ponselnya, tiba-tiba dihampiri oleh seorang aparat berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol).

Oknum aparat tersebut diduga melakukan tindakan kekerasan dengan memukul Ridha, yang menyebabkan ponselnya terjatuh dan mengalami kerusakan parah. Insiden ini sontak menuai kecaman dari berbagai pihak, salah satunya organisasi Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Banten.

ADVERTISEMENT

Ketua IJTI Banten, Adhi Mazda, mengatakan bahwa tindakan kekerasan terhadap jurnalis seperti yang dialami Ridha Yansa tidak dapat ditoleransi.

“Kami mengecam keras perlakuan aparat yang melukai Ridha Yansa saat menjalankan tugas jurnalistiknya. Kekerasan ini adalah bentuk pelanggaran terhadap kebebasan pers yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” ujar Adhi.

Adhi juga menambahkan bahwa insiden semacam ini menunjukkan minimnya pemahaman beberapa aparat terhadap fungsi dan peran jurnalis di masyarakat.

“Jurnalis bertugas untuk menyampaikan informasi kepada publik, bukan sebagai ancaman. Kekerasan seperti ini hanya akan mencederai demokrasi kita,” tegasnya.

IJTI Banten meminta pihak berwenang, khususnya Kepolisian, untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan sanksi tegas kepada oknum aparat yang terlibat.

Adhi juga mengimbau seluruh jurnalis agar tetap menjaga profesionalitas dalam melaksanakan tugas liputan, meski menghadapi berbagai risiko di lapangan.

“Kami berharap ada langkah konkret dari Kepolisian untuk mencegah insiden serupa terulang di masa depan. Jurnalis harus dilindungi, bukan dilukai,” pungkasnya.

Tags: Aksi unjukrasa HMIAparatKekerasan pada Jurnalis
Advertisement

Post Terkait

Ratu Zakiyah Perkuat SDM Pemuda Desa, Fasilitasi Beasiswa Magang ke Jepang
Serang

Ratu Zakiyah Perkuat SDM Pemuda Desa, Fasilitasi Beasiswa Magang ke Jepang

3 November 2026
Semarak Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Jawara Banten Run 5K Diikuti Ribuan Peserta
Serang

Semarak Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Jawara Banten Run 5K Diikuti Ribuan Peserta

1 November 2026
Pemkab Serang Dukung Transisi Energi, Limbah Desa Disiapkan Jadi Sumber Ekonomi Baru
Serang

Pemkab Serang Dukung Transisi Energi, Limbah Desa Disiapkan Jadi Sumber Ekonomi Baru

31 Oktober 2026
Tembok SDN Pabuaran Ambruk, Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Puing
Serang

Tembok SDN Pabuaran Ambruk, Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Puing

31 Oktober 2026
Pemkab Serang Perkuat Perlindungan Pekerja Migran, Pengawasan Diperluas hingga Desa
Serang

Pemkab Serang Perkuat Perlindungan Pekerja Migran, Pengawasan Diperluas hingga Desa

30 Oktober 2026
Teknologi Tak Terbendung, Kepala SD di Kabupaten Serang Dituntut Adaptif
Serang

Teknologi Tak Terbendung, Kepala SD di Kabupaten Serang Dituntut Adaptif

30 Oktober 2026
Leave Comment

Berita Populer

  • Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potret Seorang Menteri dan Peci yang Tak Pernah Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratu Rachmatu Zakiah: Keturunan Ulama Besar, Siap Pimpin Kabupaten Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Asli Orang Banten pada Masa Silam: Jejak Sejarah dan Budaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan vs Ormas dan LSM, Guncang Stabilitas Perekonomian di Kawasan Industri Serang Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Akun Sosial Media Kami

Informasi

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.