Waddedaily.com | Serang, — Peringatan Hari Jadi Pemadam Kebakaran menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Serang untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan layanan penanggulangan kebakaran. Evaluasi ini mencakup aspek kelembagaan hingga penguatan sarana dan prasarana guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, menegaskan bahwa amanat pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran dari Kementerian Dalam Negeri menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Hal ini dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat sistem respons kebakaran yang lebih optimal dan profesional.
Namun demikian, Ajat menekankan bahwa implementasi kebijakan tersebut harus mempertimbangkan kondisi riil di daerah, baik dari sisi kebutuhan pelayanan maupun kemampuan anggaran daerah.
“Permendagri harus dilihat secara kontekstual, menyesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing,” ujar Ajat, Senin, (4/5/2026).

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Serang masih dalam tahap penataan organisasi perangkat daerah. Oleh karena itu, rencana pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran menjadi bagian dari kajian strategis yang tengah dibahas secara matang.
Di sisi operasional, Ajat menyebutkan bahwa tingkat kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Serang masih tergolong terkendali. Penanganan di kawasan industri, seperti di Cikande, juga didukung oleh unit pemadam kebakaran internal milik perusahaan, sehingga mampu mempercepat respons saat terjadi insiden.
“Untuk kawasan industri, penanganan kebakaran dapat didukung oleh pemadam internal perusahaan. Sementara kejadian di permukiman umumnya masih berskala kecil,” jelasnya.
Meski kondisi relatif kondusif, kebutuhan peningkatan fasilitas tetap menjadi prioritas. Secara ideal, keberadaan empat pos pemadam kebakaran di Kabupaten Serang perlu ditunjang dengan ketersediaan armada yang memadai di setiap pos, serta tambahan unit di markas komando.
Momentum Hari Jadi Damkar ini diharapkan menjadi titik dorong bagi penguatan layanan kebakaran yang lebih responsif dan modern, baik dari aspek kelembagaan maupun infrastruktur pendukung.
“Pemerintah daerah juga tengah mengupayakan penambahan armada pemadam kebakaran dengan dukungan dari Sekretaris Daerah. Mudah-mudahan dapat segera terealisasi,” pungkasnya. (Adv)







