Waddedaily.com | Serang, – Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mendorong para khatib untuk terus meningkatkan kualitas dakwah agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, khutbah Jumat memiliki peran strategis sebagai sarana menyampaikan pesan keagamaan, membangun kesadaran sosial, dan mengajak umat untuk senantiasa menebarkan kebaikan.
Pesan tersebut disampaikan Najib Hamas saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pelatihan Nasional 10.000 Khatib Ikatan Dai Indonesia (IKADI) yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Pimpinan Cabang IKADI se-Kabupaten Serang di Aula Tb Suwandi, Sabtu (24/10/2026).
Najib menilai, khatib memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat karena pesan yang disampaikan melalui mimbar Jumat dapat menjadi pedoman bagi jemaah dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai Islam. Karena itu, seorang khatib perlu memiliki penguasaan ilmu agama yang memadai, kemampuan komunikasi yang baik, serta kepekaan terhadap kondisi masyarakat.
“Tugas seorang khatib tentu tidak hanya menyampaikan pesan kebaikan di atas mimbar, tetapi juga harus mampu menjadi teladan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Najib.
Menurutnya, keberhasilan dakwah tidak hanya diukur dari pesan yang disampaikan, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai tersebut dapat mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Keteladanan seorang dai menjadi faktor penting agar nasihat yang disampaikan memiliki makna dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Wabup Tekankan Dakwah yang Menyentuh Kehidupan Umat
Najib mengapresiasi inisiatif Pimpinan Daerah (PD) IKADI Kabupaten Serang yang menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi para khatib. Ia menilai, peningkatan kapasitas dai perlu dilakukan secara berkelanjutan agar dakwah tetap relevan dengan perkembangan zaman dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat, khatib dituntut mampu menyampaikan materi yang tidak hanya kuat dari sisi keilmuan, tetapi juga mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan jemaah. Pesan keagamaan diharapkan dapat memberikan pencerahan, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong masyarakat menjaga perilaku dan semangat beribadah.
Dalam konteks tersebut, pelatihan khatib menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas penyampaian dakwah sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap peran dai sebagai pembimbing umat.
Najib juga menyoroti pentingnya menyiapkan generasi penerus khatib. Menurutnya, kaderisasi perlu dilakukan sejak dini agar keberlanjutan dakwah tetap terjaga dan generasi muda memiliki kesiapan untuk mengambil peran dalam pembinaan masyarakat.
“Generasi mudalah yang nantinya akan menggantikan para kasepuhan khatib yang saat ini rata-rata sudah berusia lanjut. Peran dai atau mubaligh sangat dibutuhkan untuk mengarahkan umat agar senantiasa menjaga perilaku baik, merawat semangat beribadah, serta menyebarkan kemaslahatan bagi sesama,” katanya.
IKADI Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Khatib
Ketua PD IKADI Kabupaten Serang, Mafrukhin, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan khatib dalam penguasaan materi keagamaan, retorika, serta teknik berbicara di depan publik (public speaking).
Menurut Mafrukhin, kemampuan komunikasi menjadi salah satu aspek penting dalam dakwah. Khatib perlu menyampaikan materi secara runtut, menarik, dan sesuai dengan kondisi jemaah agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
“Kami ingin menyiapkan khatib yang siap secara keilmuan, retorika, dan teknik public speaking. Saat ini, masih banyak khatib yang belum memperbarui informasi mengenai isu-isu keumatan terkini, sehingga khotbah yang disampaikan terkadang kurang rileks dan kurang relevan dengan kondisi jemaah,” ungkap Mafrukhin.
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan Pimpinan Cabang IKADI se-Kabupaten Serang serta sejumlah kader muda potensial yang dipersiapkan untuk menjadi khatib di masjid-masjid di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Melalui kegiatan ini, penguatan kapasitas khatib diharapkan dapat berjalan beriringan dengan upaya memperluas jangkauan dakwah di tengah masyarakat. Kehadiran dai yang berilmu, komunikatif, dan mampu menjadi teladan menjadi salah satu modal penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Bagi Kabupaten Serang, peningkatan kualitas dakwah merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat pembinaan keagamaan dan menumbuhkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. Dorongan Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas agar khatib terus meningkatkan kapasitas dan keteladanan menjadi pesan penting bahwa dakwah tidak cukup hanya terdengar dari mimbar, tetapi juga perlu hadir dalam perilaku dan kehidupan nyata masyarakat.







