Waddedaily.com | Serang, – Upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang.
Sebanyak 75 sekolah dasar penerima BOS Kinerja mengikuti bimbingan teknis yang digelar untuk memperkuat pemahaman sekolah dalam menyusun dan menjalankan program peningkatan literasi serta numerasi.
Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Literasi dan Numerasi tersebut mulai dilaksanakan pada Jumat (28/08/2026) dan akan berlangsung hingga 4 September 2026. Pelaksanaannya dipusatkan di 16 kecamatan di Kabupaten Serang.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dindikbud Kabupaten Serang, Abidin Nasyar, mengatakan bimtek menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada sekolah mengenai pentingnya penguatan literasi dan numerasi.
“Mulai hari ini kita sedang melaksanakan kegiatan bimtek untuk pemahaman tentang literasi dan numerasi, terutama untuk sekolah-sekolah yang mendapatkan BOS Kinerja,” ujar Abidin saat ditemui dalam kegiatan tersebut pada Jumat (28/08/2026).
Menurut Abidin, kemampuan literasi dan numerasi memiliki kaitan erat dengan peningkatan kualitas pendidikan. Karena itu, sekolah perlu memiliki pemahaman yang baik dalam mengembangkan kegiatan yang dapat mendorong kemampuan siswa.
“Tujuannya adalah bagaimana pendidikan ini mampu meningkatkan pemahaman dan pengetahuan, serta bagaimana meningkatkan literasi dan numerasi di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Serang,” katanya.
Ia menyebut capaian Rapor Pendidikan Kabupaten Serang masih menjadi pekerjaan yang perlu mendapat perhatian. Salah satu indikator yang disorot berkaitan dengan kemampuan literasi siswa, termasuk budaya membaca dan capaian siswa.
“Sebagaimana kita tahu bahwa Rapor Pendidikan Kabupaten Serang itu rendah. Rendahnya Rapor Pendidikan ini dari sejauh mana peningkatan literasi, pemahaman literasi yang diperoleh sekolah-sekolah, budaya membaca, kemudian prestasi siswa dan segala macam. Ini menjadi nilai Rapor Pendidikan di Kabupaten Serang,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, sekolah diharapkan tidak hanya memahami konsep literasi dan numerasi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam program pendidikan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah.
Sebanyak 75 SD yang mengikuti program tersebut terdiri dari sekolah negeri dan swasta yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Serang. Sekolah-sekolah tersebut menjadi sasaran penguatan program literasi dan numerasi melalui pemanfaatan BOS Kinerja.
Abidin mengatakan pelaksanaan bimtek dilakukan secara terpusat di sejumlah kecamatan agar pendampingan dan pemahaman mengenai program dapat diberikan kepada sekolah penerima secara lebih efektif.
“Kegiatan ini kita laksanakan sampai tanggal 4 September 2026, dengan dipusatkan di 16 kecamatan,” pungkasnya.







