Waddedaily.com | Serang, Dalam kurun waktu satu tahun kepemimpinan Bupati Serang, Dinas Sosial Kabupaten Serang menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui berbagai program prioritas yang terarah dan berkelanjutan, Dinas Sosial hadir sebagai garda terdepan dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Sejumlah capaian strategis berhasil diwujudkan, di antaranya peningkatan akurasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran. Pembaruan data yang dilakukan secara berkala memastikan bahwa bantuan sosial diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga meminimalisasi kesalahan sasaran dan meningkatkan efektivitas intervensi pemerintah.
Selain itu, Dinas Sosial Kabupaten Serang juga mengintensifkan penyaluran bantuan sosial, baik berupa bantuan langsung tunai maupun dukungan bagi kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Upaya ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat melalui pelatihan keterampilan serta penguatan usaha bagi keluarga penerima manfaat.
Pada akhir tahun 2025 melalui Program Perlindungan dan Jaminan Sosial, telah memberikan fasilitasi bantuan pengembangan ekonomi masyarakat kepada 1.350 orang. Bantuan tersebut terdiri atas Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang menjangkau 150 orang, serta bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebanyak 1.200 orang. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Di Program penanganan bencana, Dinas Sosial menunjukkan respons cepat dan tanggap melalui Program Penanganan Bencana. Bantuan pascabencana berupa permakanan dan sandang telah disalurkan kepada sekitar 8.284 jiwa terdampak. Langkah ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah situasi darurat.
Sementara itu, melalui Program Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial memberikan layanan kepada 290 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Layanan tersebut mencakup penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, lanjut usia terlantar, serta gelandangan dan pengemis di luar panti sosial. Bentuk layanan yang diberikan meliputi bantuan permakanan, sandang, alat bantu, bimbingan fisik, mental, dan spiritual, bimbingan sosial kepada keluarga, layanan data dan pengaduan, penelusuran keluarga, layanan kedaruratan, hingga rujukan layanan lanjutan. Untuk penanganan PMKS di Bidang Rehsos ini Pemerintah Kabupaten Serang bekerja sama dengan Sentra Galih Pakuan pada Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Perhatian terhadap warga negara migran juga menjadi bagian dari prioritas Pemerintah Kabupaten Serang melalui Program Penanganan Warga Negara Migran Korban Tindak Kekerasan. Untuk program ini Dinas Sosial telah memfasilitasi pemulangan tiga orang korban dari titik debarkasi ke daerah asalnya di Kabupaten Serang. Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada warganya, baik di dalam maupun luar negeri.
Melalui Program Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial juga terus mengembangkan potensi sumber kesejahteraan sosial dengan memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan mitra kerja, seperti pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan unsur lainnya. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas layanan sosial di masyarakat.
Seluruh capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, serta partisipasi aktif masyarakat. Kolaborasi yang terjalin menjadi kunci dalam mewujudkan program-program sosial yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Ke depan, Dinas Sosial Kabupaten Serang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan program, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berfokus pada kesejahteraan sosial. Satu tahun kepemimpinan Bupati Serang menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi menuju masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berkeadilan. (Adv)







