Selasa, 3 November 2026 | 19:02:17
Waddedaily.com
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner
No Result
View All Result
Waddedaily.com
No Result
View All Result

Ratu Zakiyah Perkuat SDM Pemuda Desa, Fasilitasi Beasiswa Magang ke Jepang

Pemkab Serang memberikan dukungan pembiayaan MCU dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas kesempatan generasi muda memperoleh pengalaman kerja di luar negeri

admin by admin
3 November 2026
in Serang
Ratu Zakiyah Perkuat SDM Pemuda Desa, Fasilitasi Beasiswa Magang ke Jepang

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta Seleksi Program Beasiswa Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia ke Jepang di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma'mun, Kecamatan Pabuaran, Senin (2/11/2026).

ADVERTISEMENT
Bagikan ke :

Waddedaily.com | Serang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus memperluas peluang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus membuka akses kerja bagi generasi muda. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni melalui Program Beasiswa Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia ke Jepang, hasil kolaborasi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Pemkab Serang.

Program ini menjadi kesempatan berharga bagi pemuda Kabupaten Serang untuk mendapatkan pengalaman, meningkatkan keterampilan, serta memperoleh peluang magang hingga bekerja di Jepang. Tidak hanya berorientasi pada penempatan tenaga kerja, program tersebut juga diharapkan melahirkan generasi muda yang memiliki kompetensi dan mampu membawa perubahan positif bagi pembangunan desa.

Baca Juga

Semarak Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Jawara Banten Run 5K Diikuti Ribuan Peserta

Pemkab Serang Dukung Transisi Energi, Limbah Desa Disiapkan Jadi Sumber Ekonomi Baru

Tembok SDN Pabuaran Ambruk, Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Puing

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan dimulainya Seleksi Offline Program Beasiswa Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia ke Jepang yang diselenggarakan Pemkab Serang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren (Ponpes) Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Senin (2/11/2026).

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi kepada Kemendes PDT atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, program beasiswa ini merupakan peluang strategis untuk meningkatkan kompetensi pemuda desa sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Kabupaten Serang.

ADVERTISEMENT

“Saya secara pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk Kementerian Desa yang telah memberikan atau bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Serang dalam rangka memberikan beasiswa khususnya pemuda desa untuk diberangkatkan atau untuk mengikuti magang dan selanjutnya bisa bekerja di Jepang,” kata Bupati Ratu Zakiyah kepada media di sela-sela Seleksi Offline Program Beasiswa Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia ke Jepang di Gedung Serba Guna Ponpes Bai Mahdi Sholeh Ma’mun.

Ratu Zakiyah menilai kesempatan belajar, magang, hingga bekerja di Jepang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda. Terlebih, program tersebut menjadi salah satu alternatif untuk memperluas akses lapangan pekerjaan di tengah tantangan pengangguran yang masih dihadapi Kabupaten Serang.

“Kita tahu angka pengangguran di Kabupaten Serang masih tinggi, dan saya minta kepada seluruh warga untuk memanfaatkan program yang luar biasa ini. Di mana ada usaha, di mana ada kemauan, di situ ada jalan,” katanya.

Karena itu, Bupati mengajak para pemuda yang telah mendaftar agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh. Ia menjelaskan, proses penerimaan peserta dilakukan secara bertahap, mulai dari seleksi administrasi, akademis, hingga pemeriksaan kesehatan.

“Jadi semangat terus untuk warga yang hari ini sudah mendaftar. Jadi tadi saya tanya ada berapa saja seleksi hari ini, jadi pertama nanti kita ada seleksi administrasi, kemudian ada seleksi akademis, kemudian ada seleksi kesehatan. Jadi kalau tiga-tiganya itu sudah lolos, baru dilanjutkan dengan mengikuti pendidikan untuk mengikuti pelatihan bahasa Jepang dan budaya Jepang,” katanya.

Dari sisi kuota, program beasiswa ini menyediakan sebanyak 513 kesempatan. Sebanyak 419 kuota dialokasikan untuk peserta dari Kabupaten Serang, sedangkan sisanya berasal dari Kota Serang.

Meski demikian, Ratu Zakiyah menegaskan bahwa peluang bagi masyarakat untuk mengikuti program tersebut masih terbuka. Ia berharap semakin banyak pemuda yang tertarik memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan keterampilan dan mendapatkan pengalaman kerja di luar negeri.

“Targetnya tidak ada, yang jelas ini tentu kami tadi Pak Menteri minta sebanyak-banyaknya dan ini masih terbuka peluang yang sangat lebar bagi warga masyarakat yang ingin mendaftarkan program beasiswa ke Jepang,” terang Ratu Zakiyah.

Untuk memperluas informasi mengenai program tersebut, Bupati juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar lebih masif menyosialisasikan kesempatan beasiswa kepada masyarakat. Penyebaran informasi akan dilakukan melalui berbagai saluran, termasuk brosur dan jaringan OPD strategis agar dapat menjangkau lebih banyak calon peserta.

“Mungkin nanti ada brosur-brosur yang akan kami sebarkan melalui OPD-OPD yang strategis, sehingga kemudian nanti pesannya itu bisa sampai kepada warga. Jadi ini dalam rangka juga menekan angka pengangguran yang ada di Kabupaten Serang. Insya Allah bisa terbantu dan yakinlah bahwa kalau kita sungguh-sungguh pasti semuanya akan tercapai,” tegasnya.

Kemendes PDT Apresiasi Gerak Cepat Pemkab Serang

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengapresiasi langkah cepat Pemkab Serang dalam menindaklanjuti program beasiswa tersebut. Menurutnya, program Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia telah diluncurkan sekitar tiga bulan sebelumnya bersama Raffi Ahmad selaku Utusan Khusus Presiden.

Pada tahap awal, program tersebut telah memberangkatkan 200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kemendes PDT membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kabupaten di seluruh Indonesia untuk mengambil bagian dalam program tersebut.

“Waktu itu sudah kita lepas 200 orang dari berbagai daerah. Setahu saya dulu dari 10 atau 12 provinsi gitu. Kita memang beri peluang kepada semua daerah, terutama desa-desa di kabupaten seluruh Indonesia. Cepat-cepatan saja, jadi bukan Serang diutamakan, enggak. Jadi siapapun kabupaten yang siap, kita akan layani. Karena memang kuota kita banyak, lebih dari 40 ribu yang diminta dari Jepang dari desa-desa,” katanya.

Yandri menjelaskan, program tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengikuti pelatihan, magang, hingga bekerja di Jepang dengan memperoleh penghasilan. Menurutnya, peluang ini harus dimanfaatkan generasi muda, khususnya yang berasal dari desa.

“Tentu kita berterima kasih kepada Pemkab Serang yang gercep tadi pendaftarnya sudah lumayan 500 lebih, tapi saya minta kalau bisa ditingkatkan lagi. Karena Serang kan banyak, hampir 2 juta, terus anak muda juga banyak. Ini kesempatan emas, kesempatan terbaik bagi anak-anak muda yang ingin ke luar negeri, kemudian berlatih, belajar,” katanya.

Lebih jauh, Yandri berharap peserta yang telah memperoleh pengalaman dan keterampilan dari Jepang nantinya dapat kembali menjadi penggerak pembangunan di daerah asalnya. Mereka diharapkan tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan potensi ekonomi desa.

Untuk mendukung kesiapan peserta, Kemendes PDT juga menyiapkan fasilitas pembelajaran bahasa Jepang secara gratis. Selain itu, Yandri mengapresiasi dukungan Pemkab Serang yang memberikan fasilitasi pembiayaan pemeriksaan kesehatan atau medical check up (MCU) serta BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta.

“Makanya tadi saya sebagai pribadi, menyiapkan guru bahasa Jepang secara gratis. Jadi, kursusnya gratis di sini. Tempatnya juga gratis, tidak perlu sewa. Kemudian dari Pemkab Serang juga luar biasa keberpihakan tadi, MCU bisa ditanggung oleh kabupaten, kemudian termasuk BPJS Ketenagakerjaan juga ditanggung. Ini luar biasa, ini bisa jadi memang pola Pemkab Serang ini akan dijadikan pola-pola di kabupaten lain,” tegasnya.

Yandri bahkan menyebut Kabupaten Serang berpotensi menjadi percontohan bagi daerah lain dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar program dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita terima kasih kepada Ibu Bupati, kepada Pak Rudi dan tim, tentu ya di Kementerian Desa ada Badan BPSDM, ada Mas Iksan yang memang leadernya untuk memastikan ini on track. Jadi kalau ini bagus di Kabupaten Serang, ini tinggal direplikasi di daerah-daerah lain,” katanya.

Seleksi Ketat, Peserta Dipersiapkan Sebelum Berangkat ke Jepang

Kepala DPMD Kabupaten Serang Rudy Suhartanto menjelaskan, program beasiswa tersebut menyasar pemuda berusia 18 hingga 26 tahun dengan kualifikasi pendidikan minimal SMA atau sederajat. Lulusan perguruan tinggi atau sarjana juga dapat mengikuti program selama memenuhi persyaratan usia.

Ia menjelaskan, masyarakat yang memenuhi kriteria dapat melakukan pendaftaran secara daring. Sementara itu, pendaftaran secara langsung atau offline juga difasilitasi dalam kegiatan seleksi yang diselenggarakan di Ponpes Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, meskipun waktunya terbatas.

“Yang penting masuk dalam kriteria 18 sampai dengan 26 tahun. Kemudian persyaratan yang pertama adalah silakan teman-teman masyarakat yang masuk dalam kriteria yang tadi, itu daftarnya online,” katanya.

Untuk persyaratan administrasi, calon peserta diminta mempersiapkan dokumen kependudukan dan pendidikan, meliputi KTP, Kartu Keluarga, ijazah mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA, akta kelahiran, serta Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

“Nah kemudian pertama itu siapkan administrasi dari mulai KTP, Kartu Keluarga, ijazah dari mulai SD, SMP sampai SMA, akte kelahiran, dan SKCK,” tegasnya.

Selain pemeriksaan administrasi, peserta juga akan menjalani tes kemampuan intelektual atau IQ dengan standar nilai minimal 99. Tes tersebut dilaksanakan secara online. Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya akan mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan atau MCU.

“Nanti teman-teman, para calon penerima beasiswa itu dites IQ. Kemampuan IQ-nya. Karena yang dimintanya minimalnya 99. Tes IQ-nya. Tapi tes IQ-nya online. Setelah tes IQ selesai, kemudian dinyatakan lulus, tes IQ masuk ke tahap selanjutnya, MCU. Insya Allah, Pemda Serang akan, bukan menggratiskan ya, biaya MCU-nya akan dibiayai oleh Pemda.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kemendes PDT, para pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Serang, serta ratusan peserta Program Beasiswa Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia ke Jepang.

Melalui kolaborasi ini, Pemkab Serang berharap semakin banyak pemuda desa memperoleh akses pendidikan, pelatihan, dan kesempatan kerja yang lebih luas. Dukungan fasilitasi pemerintah daerah, mulai dari sosialisasi, proses seleksi, pembelajaran bahasa, hingga pembiayaan MCU dan BPJS Ketenagakerjaan, menjadi bagian dari upaya memastikan program dapat diakses dan dimanfaatkan masyarakat.

Lebih dari sekadar membuka peluang bekerja di luar negeri, program ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas SDM Kabupaten Serang. Para peserta nantinya diharapkan membawa pulang pengalaman, keterampilan, dan semangat kewirausahaan untuk turut membangun desa serta menciptakan peluang ekonomi baru di daerah asalnya. (Adv)

Advertisement

Post Terkait

Semarak Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Jawara Banten Run 5K Diikuti Ribuan Peserta
Serang

Semarak Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Jawara Banten Run 5K Diikuti Ribuan Peserta

1 November 2026
Pemkab Serang Dukung Transisi Energi, Limbah Desa Disiapkan Jadi Sumber Ekonomi Baru
Serang

Pemkab Serang Dukung Transisi Energi, Limbah Desa Disiapkan Jadi Sumber Ekonomi Baru

31 Oktober 2026
Tembok SDN Pabuaran Ambruk, Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Puing
Serang

Tembok SDN Pabuaran Ambruk, Warga Kompak Gotong Royong Bersihkan Puing

31 Oktober 2026
Pemkab Serang Perkuat Perlindungan Pekerja Migran, Pengawasan Diperluas hingga Desa
Serang

Pemkab Serang Perkuat Perlindungan Pekerja Migran, Pengawasan Diperluas hingga Desa

30 Oktober 2026
Teknologi Tak Terbendung, Kepala SD di Kabupaten Serang Dituntut Adaptif
Serang

Teknologi Tak Terbendung, Kepala SD di Kabupaten Serang Dituntut Adaptif

30 Oktober 2026
Wabup Najib Hamas Ajak Pemuda Bersatu, Perkuat Langkah Wujudkan Serang Bahagia
Serang

Wabup Najib Hamas Ajak Pemuda Bersatu, Perkuat Langkah Wujudkan Serang Bahagia

28 Oktober 2026
Leave Comment

Berita Populer

  • Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    Antara Tradisi dan Modernitas: Ceramah KH. Syaiful Karim dalam Perspektif Tasawuf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potret Seorang Menteri dan Peci yang Tak Pernah Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratu Rachmatu Zakiah: Keturunan Ulama Besar, Siap Pimpin Kabupaten Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Asli Orang Banten pada Masa Silam: Jejak Sejarah dan Budaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan vs Ormas dan LSM, Guncang Stabilitas Perekonomian di Kawasan Industri Serang Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Akun Sosial Media Kami

Informasi

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Daerah
    • Serang
    • Cilegon
    • Lebak
    • Pandeglang
    • Tangerang Raya
  • Pariwisata
  • Sosial Budaya
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Kuliner

© 2024 WaddeDaily - All Rights Reserved.