Waddedaily.com | Serang, – Upaya memperkuat destinasi wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Serang kembali menunjukkan hasil. Taman Wisata Alam Sumur Kenclong di Kampung Panibungan, Desa Tambang Ayam, Kecamatan Anyar, berhasil masuk tiga besar Destinasi Award Banten 2026 kategori Pokdarwis Terbaik tingkat Provinsi Banten.
Capaian tersebut diraih setelah Sumur Kenclong melewati penilaian dokumen bersama peserta dari delapan kabupaten dan kota se-Banten. Tim juri Dinas Pariwisata Provinsi Banten kemudian melakukan visitasi faktual ke lokasi, Selasa (15/9/2026) malam.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Serang Anas Dwi Satya mengatakan, capaian Sumur Kenclong menjadi gambaran positif dari berkembangnya potensi wisata desa sekaligus menunjukkan semakin kuatnya peran masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata di Kabupaten Serang.
“Masuknya Sumur Kenclong ke tiga besar tentu menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Serang. Ini menunjukkan bahwa potensi wisata yang dikembangkan bersama masyarakat mampu bersaing di tingkat Provinsi Banten,” ujar Anas Dwi Satya.
Menurut Anas, pengembangan destinasi wisata tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui tumbuhnya aktivitas ekonomi dan peluang usaha.
“Kami di Disporapar akan terus mendorong penguatan Pokdarwis dan pengelolaan destinasi agar semakin profesional, inovatif, dan yang paling penting bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ucap Anas.
Hal tersebut sejalan dengan penilaian Destinasi Award Banten 2026 yang mencakup aspek manajemen, pemberdayaan masyarakat, inovasi, serta administrasi Pokdarwis.
Salah satu juri, Eri Sujatnika, mengatakan visitasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang telah diunggah dengan kondisi di lapangan.
“Yang kami nilai adalah manajemen, kemudian pemberdayaan kepada masyarakat, dan inovasi dari pokdarwis itu sendiri, selain dengan administrasi yang sudah dibuat oleh mereka,” ujarnya.
Masuknya Sumur Kenclong ke tiga besar sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Serang untuk terus mendorong penguatan Pokdarwis dan destinasi wisata di tingkat desa.
Kepala Desa Tambang Ayam sekaligus pemilik Taman Wisata Alam Sumur Kenclong, Jumintra, mengaku bangga dengan pencapaian tersebut.
“Saya jujur nggak disangka ya Sumur Kenclong masuk tiga besar. Saya sangat senang sekali, terutama saya sebagai kepala desa mewakili masyarakat ini merasa bangga,” katanya.
Jumintra berharap perkembangan Sumur Kenclong dapat semakin membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Desa Tambang Ayam.
“Berharap bisa menjadi juara 1 untuk lomba ini karena sudah banyaknya fasilitas. Ini agar tahun-tahun berikutnya Taman Wisata Alam Sumur Kenclong ini semakin maju, dan lebih banyak membuka lapangan pekerjaan,” tuturnya.
Prestasi tersebut melanjutkan capaian Sumur Kenclong yang pada tahun sebelumnya meraih juara pertama destinasi wisata tingkat Kabupaten Serang. Dengan pengembangan berbagai fasilitas dan pengelolaan yang semakin baik, destinasi tersebut kini kembali membawa nama Kabupaten Serang ke tingkat provinsi.
Tahapan visitasi Destinasi Award Banten 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 22 September. Pengumuman juara direncanakan pada 25 September, sedangkan pemberian penghargaan dijadwalkan pada 4 Oktober 2026 bertepatan dengan Hari Jadi Provinsi Banten.
Bagi Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Serang, capaian Sumur Kenclong menjadi momentum untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, Pokdarwis dan masyarakat dalam membangun destinasi wisata yang berkualitas sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi warga. (Adv)







